Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

Pemancing Kecil

PEMANCING KECIL 🧒🏻🎣
Oleh: Andrie Wongso

Pada tepian sebuah sungai, tampak seorang anak kecil sedang bersenang-senang. Ia bermain air yang bening di sana. Sesekali tangannya dicelupkan ke dalam sungai yang sejuk. Si anak terlihat sangat menikmati permainannya.

Selain asyik bermain, si anak juga sering memerhatikan seorang paman tua yang hampir setiap hari datang ke sungai untuk memancing. Kadang, tangkapannya hanya sedikit. Tetapi, tidak jarang juga ikan yang didapat banyak jumlahnya.

Suatu sore, saat sang paman bersiap-siap hendak pulang dengan ikan hasil tangkapan yang hampir memenuhi keranjangnya, si anak mencoba mendekat. Ia menyapa sang paman sambil tersenyum senang. Melihat si anak mendekatinya, sang paman menyapa duluan. 

"Hai Nak, kamu mau ikan ? Pilih saja sesukamu dan ambil beberapa ekor. Bawa pulang dan minta ibumu untuk memasaknya sebagai lauk makan malam nanti," kata si paman ramah.

"Tidak, terima kasih Paman," jawab si anak.

"Lho.., paman perhatikan, kamu hampir setiap hari bermain di sini sambil melihat paman memancing. Sekarang ada ikan yang ditawarkan kepadamu, kenapa ditolak?"

"Saya sebenarnya ingin bisa memancing seperti Paman. Apakah Paman mau mengajari cara memancing?" Tanya si anak penuh harap.

"Wah, wah, wah... Ternyata kamu anak yang pintar! Dengan belajar memancing, kamu bisa mendapatkan ikan sebanyak yang kamu mau di sungai ini. Baiklah. Karena kamu tidak mau ikannya, paman beri kamu alat pancing ini. Besok kita mulai pelajaran memancingnya, ya?"

Keesokan harinya, si bocah dengan bersemangat belajar memancing bersama sang paman. Mereka memasang umpan di ujung kail, melempar tali kail ke sungai, kemudian menunggu dengan sabar. Ketika ada ikan yang memakan umpan, sang paman dan anak tadi segera menarik tali kail dengan ikan hasil tangkapan berada di ujungnya. Mereka kemudian kembali memasang umpan, melemparkan tali kail, menunggu ikan datang memakan umpan, kemudian bergegas menarik tali kail saat umpan dimakan ikan.. begitu seterusnya, hingga sore hari.

Ketika menjelang pulang, si anak bertanya, "Paman, belajar memancing ikan hanya begini saja atau masih ada jurus yang lain?"

Mendengar pertanyaan tersebut, sang paman tersenyum bijak. "Nak, kegiatan memancing ya begini saja. Yang perlu kamu latih adalah kesabaran dan ketekunan menjalaninya. Kemudian fokus pada tujuan dan konsentrasi pada apa yang sedang kamu kerjakan".

Si Paman melanjutkan, "Belajar memancing sama dengan belajar tentang kehidupan: setiap hari mengulang hal yang sama. Tetapi tentu, yang diulang harus hal-hal yang baik . Sabar, tekun, fokus pada tujuan dan konsentrasi pada apa yang sedang kamu kerjakan. Maka tujuanmu bisa tercapai."

Sahabat yang Luar Biasa,

Sama seperti kehidupan ini, untuk meraih kesuksesan kita tidak membutuhkan teori-teori rumit. Semua sederhana saja. Sepanjang kita tahu apa yang kita mau dan mampu memaksimalkan potensi/kelebihan/bakat maka kita akan bisa mencapai impian. Apalagi, jika semua hal tersebut kita kerjakan dengan senang hati dan penuh kesungguhan.

Jika kita mampu mematangkan kelebihan secara konsisten, sebenarnya kita sedang memupuk diri sendiri untuk menjadi seorang ahli. Sehingga, dengan profesionalisme yang kita miliki, apa yang kita perjuangkan pasti akan membuahkan hasil yang paling maksimal & memuaskan.

Salam sukses luar biasa !! 👍🏼
Share and be happy ☺️

Kesalahan yang Harus Dihindari Agar Tak Menyesal di Masa Depan, Wajib Tahu!

Setiap orang pada dasarnya ingin memiliki masa depan yang cerah, tapi pada kenyataannya tidak semua orang dapat mewujudkannya. Realita ini tidak dapat dipungkiri karena alam pun selalu menyeleksinya sendiri. Hanya orang yang sungguh berjuang dan tidak mudah menyerah yang dapat menaklukan tantangannya.

Memang, tantangan terbesar tak dapat dihindari untuk mereka yang ingin kesuksesan di masa depan. Bahkan akan ada orang yang merasa tidak mampu, tidak pantas, dan alasan lainnya sehingga tidak melanjutkan untuk memperjuangkannya. Padahal, kesuksesan ini tentang melawan diri sendiri, percaya dan mau berusaha memperjuangkan kesuksesan.

Maka, agar tidak gagal saat memperjuangkan kesuksesan di masa depan. Simak berikut ini kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari supaya tidak menyesal.

7 Kesalahan yang Harus Dihindari di Masa Depan

Agar tidak terjadi pada diri kamu dan menyesalinya kelak, sebaiknya hindari hal-hal ini, yaitu:

1.Tidak Yakin pada Diri Sendiri

Tidak dipercaya oleh orang lain adalah hal yang menyebalkan. Tapi, bagaimana jika tidak yakin pada diri sendiri? Hindari hal seperti ini jika ingin sukses. Orang sukses biasanya punya kepercayaan diri yang tinggi dan yakin pada dirinya sendiri, mereka mengetahui dengan baik apa yang mereka lakukan.

Percaya diri merupakan dasar seseorang bisa berjuang mewujudkan kesuksesan menjadi nyata. Jangan sampai kamu malah ragu terhadap diri sendiri, hal ini hanya akan menjadi penghambat kamu untuk mewujudkan semua mimpi-mimpi kamu dalam hidup.

2.Hidup untuk Ego Orang Lain

Banyak orang yang hidupnya terjebak untuk memenuhi ego orang lain. Maksudnya adalah mereka tidak bisa menciptakan kehidupannya sendiri karena terlalu banyak mendengarkan omongan-omongan orang lain yang seharusnya tidak perlu dituruti.

Setiap orang punya cara menjalankan hidupnya masing-masing, tidak bisa dipukul rata karena setiap orang pastinya berbeda. Selama tidak merugikan orang lain, teruslah maju melakukan hal yang kamu inginkan. Apalagi jika hal ini perihal menuju kesuksesan.

Jangan dengarkan perkataan orang lain yang berusaha menjatuhkanmu!

3. Sibuk Bekerja Padahal Bukan Produktif

Ada banyak orang yang sibuk bekerja dan merasa produktif, padahal hal itu tidak benar-benar produktif. Terkadang kedua hal ini diartikan sama, padahal keduanya berbeda. Orang yang produktif tahu mana pekerjaan yang harus diprioritaskan dan penting dikerjakan, tapi orang sibuk akan mengerjakan dan mementingkan semua pekerjaan hingga merasa tak punya banyak waktu lagi.

Hal seperti ini harus dihindarkan. Memang. Fokus pada sesuatu merupakan jalan menuju kesuksesan. Tapi, lebih baik fokuslah untuk menggunakan waktu secara produktif. Sibuk bekerja hanya akan menghasilkan rasa lelah setiap harinya, bahkan mengurangi kesehatan mental akibat stres karena pekerjaan.

Jadilah bijak dalam menggunakan waktu dalam hidup yang terbatas ini, pastikan setiap usaha yang kamu dedikasikan bisa menghasilkan sesuatu dengan efektif.

4. Berada di Lingkungan Sosial yang Salah

Bagaimanapun, lingkungan sosial punya peran penting untuk perkembangan diri seseorang. Kamu harus berusaha untuk mengelilingi diri pada orang yang mampu menginspirasi, yang mampu membuat kamu menjadi lebih baik.

Menjauhlah dari orang-orang yang membuat dirimu merasa tidak berharga, membuat cemas, tidak bersemangat, dan hal negatif lainnya. Hidup ini terlalu singkat untuk mengurusi hal seperti itu, yang sebenarnya itu merupakan masalah orang tersebut, bukan masalahmu.

5. Tidak Bisa Mengatur Waktu

Mengatur waktu adalah bagian terpenting dalam hidup, termasuk perihal istirahat dan kegiatan lainnya. Saat tidur otak akan menghilangkan protein beracun dari neuronnya yang hanya berlangsung ketika kamu sedang tidur.

Artinya, jika kamu tidak cukup tidur, protein beracun yang berada di sel otak menumpuk dan dapat mengganggu kemampuan kamu dalam berpikir. Inilah salah satu contoh tentang pentingnya mengatur waktu.

Ada masanya seseorang harus tidur, sibuk, olahraga, hingga melakukan aktivitas lainnya. Jangan sampai kamu sibuk begadang hingga hidup hanya untuk melakukan aktivitas tertentu saja, apalagi sampai mengabaikan istirahat dan waktu luang untuk bersantai atau me time. Kesehatan fisik dan mental itu penting!

6. Selalu Mengatakan “Ya” atau Tidak Bisa Menolak

Sebuah penelitian di Berkeley yang dilakukan oleh University of California membuktikan bahwa semakin sulit seseorang menolak sesuatu, maka semakin besar pula untuk mengalami stress, depresi, atau kelelahan.

Bagi orang yang tidak enakan mungkin mengatakan tidak adalah tantangan besar, padahal mengatakan ‘Tidak’ seharusnya tidak perlu dihindari jika memang diri tidak bisa melakukannya. Hindari memaksakan diri!

Bukan hanya tentang orang lain, tapi juga berlaku untuk diri sendiri. Biasanya diri sendiri selalu merasa tidak yakin dan merasa tidak bisa. Hal-hal seperti ini yang harus dihindari untuk mendapatkan kepercayaan diri.

7. Mencari Kesempurnaan

Tidak ada yang sempurna di dunia ini, sekalipun kamu perfeksionis dalam melakukan sesuatu. Jika kesempurnaan adalah target atau tujuan kamu, nantinya kamu hanya akan dipenuhi perasaan gagal yang mengganggu, yang memicu diri kamu untuk menyerah dan mengurangi usaha terbaik yang kamu miliki.

Jika kamu sudah merasa ada kegagalan karena tidak sempurna atau sesuai yang kamu inginkan, tentu hanya ada ratapan dan perasaan kecewa yang hanya akan menghambat kehidupan kamu kedepannya. Untuk menghindarinya, ingatlah bahwa selalu ada hal positif di setiap halnya.

Jangan mencari kesempurnaan dan tetaplah merasa bersyukur atas segala hal yang telah dilakukan atau didapatkan. Misalnya jika kamu belum mencapai target A dengan sempurna, kamu harus berpikir telah berhasil mencapai target selain itu. Bersyukur akan memunculkan ketenangan hati dan ketentraman hidup.

Itulah kesalahan yang sebaiknya kamu hindari agar tidak menyesal di masa depan, apalagi jika kamu punya rencana masa depan yang cerah. Setelah mengetahuinya, semoga kamu langsung sadar dan berubah menjadi lebih baik lagi jika sudah terlanjur mengalaminya. Jika belum, selamat kamu bisa menghindarinya lebih awal!

#selfreminder #growthmindset

Sumber: valuemagz.com

Bagaimana pendapat Mbahnya Dahsyat tentang Corona Covid-19?

Inilah isi nya:
Akhirnya dapat data yg menenang kan

Ingat Panik Stress Level tertentu membuat kemungkinan mati naik 40%. (Membunuh Bagi yg Percaya Stress Mematikan. Pembunuh No.15 di dunia, KellyMcGonigal, Stanford Univ).

Ingat Gempa yg merusak Reaktor Nuklir Fukishima di Jepang tgl 11 Maret 2011. Ternyata meninggal dunia 1.600 orang. Tidak ada 1 pun yg mati krn Radiasi. Semua, 100% mati krn proses evakuasi. Serangan Jantung, Panik, stress di penampungan dll.

Sampai 3-3-2020. Yg kena Covid19 diluar Tiongkok adalah 10,776 orang. Yang Meninggal 181 orang Atau 1,67%. 
Sumber :
https://worldometers.info/coronavirus/

Hanya 0,9% orang sehat yg kena Virus berakibat fatal.  https://worldometers.info/coronavirus/coronavirus-age-sex-demographics/
Sisanya karena sudah ada komplikasi Jantung 13,2%. Diabetes 9,2%, Penyakit Paru&Pernafasan 8%, Tekanan Darah Tinggi 8,4%, Kanker 7,6%.

(Dan yg meninggal dibawah 50 th adalah  0,2%. 50-59 adalah 1,3%, 
60 -69 = 3,6%.
70-79 = 8%.
80 < = 21,9%)

Kalau orang sehat maka yg meninggal karena Covid-19 hanya 0,9% orang. Perhitungannya 181 x 0,9% = 1,6 (atau dibulatin jadi 2 dah).

Kalau dibanding orang seluruh dunia minus Tiongkok = 7,7 milyar - 1,4 milyar = 6,3 Milyar. Orang Sehat mati karena Covid 19 hanya 2 orang dari 6,3 Milyar orang.

Global pandemik yg perlu diwaspadai adalah akselerasi nya. Bila penambahan (akselerasi) terus berlipat maka berbahaya. 

Beda dengan jumlah woii, kalau jumlah ya akan naik, kan semua orang mati kalau dijumlah ya akan terus bertambah, jumlah saja orang yg mati karena TBC di Indonesia yg sampai sekarang masih bertambah 300 setiap hari. (Di dunia nambah 4109 mati per hari krn TBC atau 1,5 juta orang mati per tahun). https://www.tballiance.org/why-new-tb-drugs/global-pandemic

Walau jumlah orang meninggal TBC masih problem namun TBC tidak dianggap menakutkan lagi (sedih.. 😢), karena sudah lama dan orang sudah terbiasa. Juga sudah ada obat nya, (walau ada yg resistan). Juga karena penambahan (akselerasi) orang yg kena TBC berkurang 2% setiap tahunnya. Yg mati dan kena TBC tetap nambah. Namun Akselerasinya menurun.
Data dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/tuberculosis#:~:text=Key%20facts,with%20tuberculosis(TB)%20worldwide 

Di tahun 2018 saja ada 1,1 juta anak2 dibawah 0 -14 th kena TBC dan Meninggal 230.000 orang. Tetap saja orang tidak panik. 20% meninggal hoiii... karena sudah lama ya..., sudah merasa ada obatnya ya?  Juga karena akselerasinya turun walau yg kena TBC masih nambah jutaan tiap tahun dan mati masih nambah ratusan ribu setiap tahun.

Sekarang Covid-19 akselerasinya sudah turun dan semoga terus turun, yg meninggal puncaknya adalah tgl 10 Febuari 2020 meninggal nambah 108 orang. Hari ini nambah 38 orang meninggal. Yg di luar Wuhan 6 (Korea saja, di luar Korea tidak ada yg meninggal). Berarti sudah turun akselerasinya. Bahkan Rumah Sakit Sementara di Wuhan akan ditutup bulan Maret ini (abcnews.go.com) karena sudah tidak ada penambahan yg berakselerasi cepat. Yg sembuh lebih banyak (47.237) dari yg sakit baru (125).

Mari kita Berdoa dan Berusaha Semoga Kita Semua Sehat Panjaang Umur, Jaga Kebersihan dan Kesehatan.Serta Covid 19 dan Kepanikannya segera berlalu.

Salam Dahsyat Selalu

Tung Desem Waringin
3 Maret 2020

Yakin Cara Anda Mengatur Keuangan Sudah Tepat? Gajian Habis Bayar Tagihan Aja? Omzet Habis Untuk Operasional Aja?

.

Belajar Langsung Bersama Tung Desem Waringin Selama 3 Hari Dalam Seminar Financial Revolution

.

Anda mau ikutan dengan harga promo? Saya punya link khusus yang disiapkan untuk Anda yang join dengan harga promo.

Untuk lebih lengkapnya Klik👇

Finansial revolution bersama Tung Desem Waringin


4 Tips jitu untuk tetap termotivasi

"Bagaimana Anda tetap termotivasi?"

Itu adalah pertanyaan yang harus diatasi oleh semua pengusaha secara teratur, sama hal nya dengan bisnis. Kita sering begitu termotivasi oleh tim, karyawan, mitra bisnis, dan pelanggan kita, sehingga kita terkadang melupakan sesuatu yang sangat penting, yaitu motivasi kita sendiri.

Berikut adalah empat cara yang dapat membuat Anda tetap termotivasi.

1. Bangun bisnis di sekitar hasrat Anda.

Image result for passion

Ketika Anda melakukan sesuatu yang benar-benar Anda sukai, tidak sulit untuk menemukan motivasi yang dibutuhkan untuk berhasil. Jika Anda terlibat dalam industri yang membuat Anda bosan, akan sulit untuk menggali dan menemukan motivasi itu ketika Anda membutuhkannya karena Anda tidak benar-benar bersemangat dengan apa yang Anda lakukan. Ikuti hasrat Anda dan Anda tidak akan pernah mengalami kurangnya motivasi.

2. Selalu memiliki tujuan jangka panjang dan jangka pendek.

Image result for purpose

Tujuan jangka pendek dan jangka panjang akan memberi Anda sesuatu untuk diusahakan, dan termasuk tujuan jangka pendek memastikan bahwa Anda dapat merasakan kemenangan secara teratur, memberikan motivasi lebih lanjut untuk mencapai tujuan jangka panjang. Visualisasi yang terus-menerus ini membuat Anda tetap termotivasi dan menetapkan tujuan yang jelas akan membantu Anda memantau kemajuan Anda dan memberikan motivasi yang konstan.

3. Berkomitmen pada tujuan akhir.

Image result for tujuan

Keberhasilan seringkali datang kepada mereka yang mengambil risiko besar, dan risiko besar dapat mengakibatkan kegagalan besar-besaran. Ada sedikit keajaiban, karena sebagian besar pengusaha sukses mengalami kegagalan pada satu titik.

Bahkan jika Anda telah gagal di masa lalu, berkomitmen untuk tujuan akhir Anda dan jangan berpikir tentang kegagalan masa lalu atau kemungkinan gagal lagi. Itu bisa terjadi, tetapi Anda juga bisa menjadi kisah sukses berikutnya. Anda harus tetap optimis setiap saat, dan jika Anda terjatuh Anda harus bangkit kembali, fokuslah pada tujuan akhir Anda.

4. Membangun sistem penghargaan pribadi.

Image result for reward yourself

Itu selalu menyenangkan untuk menghargai atas kerja keras Anda, dan kita semua bisa mendapat manfaat besar dengan menerapkan program hadiah pribadi. Ini tidak harus mewah, karena terkadang hadiah sederhana bisa sangat membantu kita.

Terima kasih sudah membaca sampai habis. Silahkan Anda :

1. Share kepada teman, agar mereka tahu apa yang Anda baca saat ini,
2. Baca Artikel lainnya yang saya lampirkan,
3. Jika Anda ingin mendapatkan pelatihan bisnis lainnya, silahkan klik https://tinyurl.com/rxjkplu


3 kera bijak dalam kehidupan

“JANGAN melihat kejahatan, jangan dengar hal yang jahat, jangan berbicara jahat” (See no evil, hear no evil, speak no evil) adalah sebuah pepatah yang telah dikenal oleh dunia. Kata-kata itu biasanya muncul bersama gambar tiga ekor kera yang duduk dalam satu baris, masing-masing menutup mata, telinga, dan mulut mereka.  
Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa pepatah dan ketiga kera tersebut berasal dari sebuah karya pahatan yang terdapat di Kuil Tōshō-gū di Nikko, Jepang. Karya yang dibuat oleh pemahat Hidari Jingoro itu terpampang di atas pintu kuil sejak Abad ke-17.
Diyakini bahwa pepatah tersebut datang ke Jepang dari China pada abad ke-8, sebagai bagian dari filosofi Budha-Tendai. Mereka mewakili tiga dogma yang melambangkan kehidupan seseorang. Panel dengan tiga kera tersebut hanya satu bagian kecil dari rangkaian panel yang lebih besar yang dibuat di kuil tersebut.
Dilansir Vintage News, Rabu (12/7/2017), total delapan panel mewakili 'Kode Perilaku' yang dikembangkan oleh filsuf China terkenal, Konfusius. Dalam Analects of Confucius, kumpulan karya dan ucapan sang filsuf, terdapat sebuah frase serupa.
Antara abad ke-2 dan ke-4 sebelum masehi (SM), kata-kata yang berbunyi, "Jangan melihat apa yang bertentangan dengan kepatutan, jangan dengarkan apa yang bertentangan dengan kepatutan, jangan berbicara apa yang bertentangan dengan kepatutan, jangan bertindak yang bertentangan dengan kepatutan," ditambahkan ke kumpulan ucapan tersebut. Kemungkinan besar, frase asli inilah yang kemudian dipersingkat ketika dibawa ke Jepang.
Ketiga kera yang muncul bersama frase itu yang seringkali disebut dengan tindakan yang mereka wakili, see no evil, hear no evil, speak no evil; ternyata memiliki nama sendiri. Kera yang menutup telinganya bernama Kikazaru, yang menutup mulutnya bernama Iwazaru sedangkan yang menutup matanya adalah Mizaru.
Di Jepang ketiganya dikenal sebagai Sanbiki-Saru yang berarti “Tiga Kera Mistis”. Terkadang bersama mereka ditambahkan kera keempat, Shizaru yang mewakili prinsip “do no evil; jangan berbuat kejahatan”.
 
Patung pasir tiga kera bijak di Barcelona. 
Kera-kera ini mewakili pendekatan dalam hidup seperti yang diajarkan agama Shinto dan Koshin. Para ahli sejarah meyakini simbol tiga kera itu telah berumur sekira 500 tahun.
Bertentangan dengan keyakinan yang dikenal luas bahwa ketiga kera tersebut berasal dari China. Sangat jarang ada patung dan lukisan Sanbiki-Saru yang ditemukan di negara lain selain Jepang.
Gambar yang paling terkenal dari ketiga kera itu tentu saja pahatan yang dipajang di kuil di Nikko. Saat ini, kuil dan pahatan tersebut dilindungi oleh badan budaya PBB, UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia.

Terkadang ada monyet keempat yang digambarkan, Shizaru, yang melambangkan prinsip "jangan berbuat jahat", yang cocok dengan kutipan penuh dari Analects of Confucius. Monyet itu mungkin terlihat menyilangkan lengannya atau menutupi kemaluannya. Namun variasi lain adalah monyet keempat memegang hidungnya untuk menghindari bau busuk dan telah dijuluki "tidak mencium kejahatan".
Patung empat monyet, monyet menutupi alat kelaminnya
Di sisi lain, adalah mungkin untuk menemukan versi kebalikan dari tiga monyet bijak. Dalam hal ini seseorang membawa tangannya ke matanya untuk memfokuskan penglihatannya, yang kedua menangkupkan tangannya di telinga untuk meningkatkan pendengaran, dan yang ketiga, memegang tangannya ke mulut seperti pengeras suara. Ketiga kera itu mungkin dianggap tidak bijaksana, tetapi fakta bahwa mereka dengan sengaja mengangkat tangan untuk memilih apa yang mereka anggap sebagai bukti kebijaksanaan, kehendak bebas, dan altruisme. "Dengar, lihat dan bicaralah hanya baik". Ini adalah versi positif dari tiga monyet bijak. Penafsiran modern lainnya adalah "Dengar, lihat dan ucapkan dengan keras apa yang Anda perjuangkan".

😇Promo 6 Feb 2020 s/d 29 Feb 2020 Bonus GRABGIFT 10RIBU 🙂
A) XL xtra combo 5gb + 5gb Rp 63rb
B) AXIS 5GB, 24 jam 30 hari Rp. 58rb
NB:
1) hanya smpai jam 20.30 wib
2) voucher grab akan dikirim mlalui SMS dalam waktu 3 hari kerja stelah trnsksi berhasil
3) voucher grab berlaku hingga maret 2020 dan hnya dpt digunakan utk grab rides/ grab deliveries 
4) promo terbatas selama persediaan masih ada
Add WA 087867723007 atau klik link https://bit.ly/2UVvwUo

Sumber : wikipedia,
(Foto: Simon James/Wikipedia)

Apa yang bisa diambil dari buku GIVE & TAKE by Adam Grant

Pengambil, Pemberi, Pencocokan

Hasil gambar untuk give and take

PENGAMBIL

Pengambil memiliki tanda tangan yang khas, mereka suka mendapatkan lebih dari yang mereka berikan. Mereka memiringkan timbal balik untuk kepentingan mereka sendiri, menempatkan kepentingan mereka sendiri di atas kebutuhan orang lain.

Pengambil percaya bahwa dunia adalah tempat yang kompetitif, mereka percaya akan berhasil dengan menjadi lebih baik dari yang lain. Mereka merasa seperti bersaing ketat dengan orang lain. Mereka merasa harus membuktikan kompetensinya sehingga mereka bisa mempromosikan diri dan memastikan mereka mendapat banyak pujian atas usaha mereka.

Mereka mengejar sebagian besar tindakan dengan pemikiran dalam benak, “Apa untungnya bagi saya? Apa yang saya dapatkan dari ini? Apakah tindakan ini bermanfaat bagi saya? Apakah ini akan membuat saya lebih baik? Apakah ini sepadan dengan waktu dan energi saya?"

Pengambil sangat menghitung, berhati-hati, dan melindungi diri. Mereka menjaga diri mereka sendiri. Mereka memastikan mereka tidak ketinggalan.

PEMBERI

Pemberi kemiringan timbal balik ke arah lain, lebih suka memberi lebih dari yang mereka dapatkan. Sedangkan pengambil cenderung fokus pada diri sendiri, mengevaluasi apa yang orang lain bisa tawarkan kepada mereka. Pemberi adalah fokus lain, lebih memperhatikan apa yang orang lain butuhkan dari mereka.

Pemberi percaya bahwa dunia adalah tempat yang ramah. Mereka percaya akan berhasil dengan membantu orang lain dan menciptakan situasi yang saling menguntungkan. Mereka tertarik pada bagaimana tindakan mereka membuat orang lain atau seluruhnya menjadi lebih baik. Mereka benar-benar tertarik membantu orang lain.

Mereka sering bertindak tanpa memiliki agenda tersembunyi. Jika seseorang membutuhkan bantuan mereka, tidak perlu dipikirkan lagi, pemberi dengan senang hati membantu tanpa mengharapkan imbalan apa pun.

PENCOCOKAN

Pencocokan beroperasi berdasarkan prinsip keadilan, ketika mereka membantu orang lain, mereka melindungi diri mereka sendiri dengan mencari timbal balik. Jika Anda seorang pencocokan, Anda percaya pada gayung bersambut dan hubungan Anda diatur bahkan oleh pertukaran bantuan.

Kebanyakan orang adalah pencocokan. Mereka hanya mencocokkan gaya timbal balik dari orang yang berinteraksi dengan mereka. Jika Anda memberi kepada pencocokan, dia akan dengan senang hati memberikan kembali kepada Anda. Jika Anda mengambil dari pencocokan, dia akan iri kepada Anda dan mencoba untuk mendapatkan bahkan di waktu berikutnya.

Mari kita ciptakan beberapa situasi dan lihat bagaimana setiap gaya timbal balik dapat bereaksi.

Singkatnya, para pengambil berusaha untuk mendapatkan sebanyak mungkin dari orang lain sambil berkontribusi sesedikit mungkin. Pemberi umumnya orang yang senang membantu orang lain dan baik-baik saja dengan memberi lebih dari yang mereka terima. Pencocokan bertujuan untuk kompensasi, saya membantu Anda dan Anda membantu saya.

Gaya Timbal Balik Anda Menentukan Apakah Anda Akan Mendarat di Atas atau Bawah Tangga Sukses

Hasil gambar untuk timbal balik

Bukti menunjukkan bahwa di tempat kerja, sebagian besar orang mengembangkan gaya timbal balik utama, yang menangkap bagaimana mereka mendekati sebagian besar waktu. Dan gaya utama ini dapat memainkan peran dalam kesuksesan kita seperti kerja keras, bakat, dan keberuntungan.

Ini penting: Anda memiliki satu gaya timbal balik utama yang sebagian besar akan Anda gunakan dengan kebanyakan orang, tetapi itu tidak berarti Anda tidak pernah bertindak dalam gaya timbal balik lainnya. Sangat mungkin bahwa Anda bertindak sebagai pemberi dalam satu departemen, sebagai pencocokan di lingkungan lain, dan sebagai pengambil dalam interaksi umum Anda. Anda tidak selalu memberi atau selalu mengambil. Anda selalu dapat memilih untuk bertindak secara berbeda.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, gaya timbal balik memiliki dampak yang sama besar pada kesuksesan seperti kerja keras, bakat, dan keberuntungan. Jadi siapa yang keluar di puncak? Pengambil, pencocokan atau pemberi? Itu adalah pemberi.

Orang-orang yang murah hati, yang memberi lebih dari yang mereka dapatkan, dan yang benar-benar mencoba membantu orang lain lebih cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi, menjadi lebih produktif, menjual lebih banyak, menghasilkan lebih banyak uang, dll. 

Di seluruh pekerjaan, jika Anda memeriksa hubungan antara gaya timbal balik dan kesuksesan, pemberi cenderung menjadi juara. Dari tiga gaya timbal balik itu adalah pemberi yang paling berhasil.

Mengapa Pemberi Berhasil

Hasil gambar untuk giving success

Mengapa pemberi berhasil?

Salah satu alasan besar adalah karena mereka membangun reputasi yang lebih baik, hubungan yang lebih banyak dan lebih kuat, dan jaringan yang jauh lebih besar daripada pencocokan atau pengambil. Reputasi, hubungan, dan jaringan yang tepat akan meningkatkan kesuksesan siapa pun dalam hidup.

Jadi, bagaimana pemberi mencapai ini? 

Ingat, ketika berinteraksi dengan pemberi, dengan cepat menjadi jelas bahwa dia benar-benar peduli dengan minat Anda. Ia bertujuan untuk membuat Anda dan semua orang menjadi lebih baik. Dia memberi, membantu, dan meluangkan banyak waktu dan upaya tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Dia bertujuan untuk menciptakan hubungan win-win.

Ini menjadi reputasinya. Dia akan dikenal sebagai pemberi, sebagai seseorang yang murah hati dengan waktu dan energinya, sebagai orang yang umumnya baik, dan sebagai seseorang yang peduli pada orang lain dan membantu mereka sukses.

Tak perlu dikatakan, reputasi semacam ini membuka pintu untuk hubungan baru dan memperluas jaringan Anda. Lagipula, siapa yang tidak ingin berbisnis atau berteman dengan pemberi? Bandingkan saja reputasi pemberi dengan salah satu pengambil, seorang pria yang dikenal egois mengambil keuntungan dari orang-orang, dan hanya memperhatikan dirinya sendiri. Tidak ada yang mau berbisnis dengan orang seperti itu.

Singkatnya, pemberi membangun lebih banyak hubungan dan dengan demikian jaringan yang lebih besar karena mereka mendapatkan reputasi yang hebat. Pengambil membangun lebih sedikit hubungan dan jaringan yang lebih kecil karena mereka mengorbankan reputasi mereka dengan bertindak egois dan tidak memperdulikan kepentingan orang lain.

Ketika pengambil menang, biasanya ada orang lain yang kalah. Penelitian menunjukkan bahwa orang cenderung membuat iri para pengambil yang sukses dan mencari cara untuk menjatuhkan mereka. Sebaliknya, ketika pemberi menang, orang-orang mendukung mereka dan alih-alih menembak untuk mereka.

Ketika Anda memberi, Anda menciptakan situasi win-win dan membantu orang lain berhasil. Dengan demikian, pencocokan mencari kompensasi akan merasa cenderung untuk memberikan kembali kepada Anda. Mereka secara aktif mencari cara untuk membantu Anda.

Hal-hal terlihat sangat berbeda jika Anda pengambil dan Anda memanfaatkan seseorang. Sekarang pencocokan yang mencari kompensasi akan ingin membalas dendam, mereka akan mencari cara untuk menghukum Anda. Dan itu bahkan menjadi lebih buruk bagi para peminat.

Setelah mereka memiliki reputasi negatif, pencocokan akan menghukum mereka hanya karena tahu mereka telah mengambil keuntungan dari orang lain. Itu benar, seorang pencocokan akan menghukum Anda hanya karena tahu Anda telah menjadi peserta dengan salah satu temannya, rekan kerja, atau siapa pun. Keadilan nilai pencocokan, mereka akan membalas Anda bahkan untuk hal-hal yang Anda lakukan kepada orang lain.

Itu berarti berita yang lebih baik lagi bagi pemberi, pencocokan akan memberi Anda bonus karena membantu teman, keluarga, atau orang lain. Pemberi sukses karena kebanyakan orang adalah pasangan pencocokan, laki-laki dan perempuan menghargai keadilan dan timbal balik.

Berikut ikhtisar singkat dinamika ini:

  • Jika Anda seorang pemberi dengan reputasi pemberi -> Pencoockan yang merupakan mayoritas orang akan memberi Anda bonus.
  • Jika Anda pengambil dengan reputasi penerima -> Pencocokan akan mengenakan pajak pada Anda.
  • Jika Anda seorang pencocokan dengan reputasi pencocokan-> Pencocokam lainnya tidak akan memberi Anda bonus atau mengenakan pajak pada Anda, ereka hanya mencari kompensasi.

Ketika Anda seorang pemberi, sepertinya seluruh dunia mendukung Anda, mengawasi Anda, dan membantu Anda sukses.

Mengapa Pemberi Akan Menjadi Lebih Penting di Masa Depan

Hasil gambar untuk masa depan

Pertama, reputasi diperoleh lebih cepat: 

“Tanpa telepon, internet, dan transportasi berkecepatan tinggi, membangun hubungan dan reputasi adalah proses yang lambat. Di dunia lama, Anda bisa mengirim surat, dan tidak ada yang tahu," kata Conley. Conley percaya bahwa di dunia yang terhubung saat ini, di mana hubungan dan reputasi lebih terlihat, pemberi dapat mempercepat langkah mereka. 

Anda dapat membangun kepercayaan, niat baik, dan reputasi yang hebat jauh lebih cepat daripada beberapa ratus tahun yang lalu. Dan sejauh menyangkut para pengambil, Anda juga dapat menghancurkan reputasi Anda jauh lebih cepat hari ini daripada sebelum internet, telepon dan teknologi lainnya.

Kedua, bekerja dengan lebih banyak orang dan dalam tim.

ini, lebih dari setengah perusahaan Amerika dan Eropa secara teratur menggunakan tim untuk menyelesaikan pekerjaan.

Memberi benar-benar hanya membantu Anda sukses ketika Anda memiliki kesempatan untuk bekerja dengan orang lain. Jika Anda berinteraksi dengan orang lain, keberuntungan, bakat, dan kerja keras jelas jauh lebih penting untuk menjadi sukses.

Saat kerja tim menjadi semakin umum, pemberi mendapatkan keuntungan besar atas pencocokan dan pengambil. Setiap kali mereka bekerja dengan orang-orang, mereka mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan nilai mereka, membangun kepercayaan dan niat baik, dan meningkatkan reputasi mereka.

Ketiga, sektor jasa terus tumbuh:

Pikirkan tentang hal ini, apakah Anda ingin penyedia layanan utama Anda menjadi pemberi atau penerima? Apakah Anda ingin pengacara, dokter, dokter gigi, guru, dan agen real estat Anda fokus pada memberikan kontribusi nilai kepada Anda, atau mengklaim nilai dari Anda? Jika dokter Anda adalah seorang egomaniac, Anda hanya akan memecatnya. Dan begitulah cara suatu pekerjaan didistribusikan kembali dari pengambil ke pemberi.

Sektor jasa tumbuh, kerja tim menjadi norma, dan reputasi diperoleh lebih cepat. Ini semua adalah alasan mengapa memberi akan menjadi faktor kesuksesan yang bahkan lebih penting di masa depan.

Bagaimana Pemberi Membantu Anda Membangun Jaringan yang Lebih Besar

Hasil gambar untuk networking

Pemberi membangun jaringan yang lebih besar dan jauh lebih unggul daripada pencocokan atau pengambil. Mengapa? Pertama-tama, pemberi memperoleh reputasi besar. Seseorang dengan reputasi pemberi dapat dengan mudah mendapatkan banyak teman baru, semua orang suka menjadi teman atau berbisnis dengan seseorang yang murah hati, membantu orang, dan benar-benar peduli dengan orang lain.

Jika Anda seseorang dengan mental pengambil, itu jauh lebih sulit. Lagi pula, siapa yang ingin berteman dengan seseorang yang dikenal memanfaatkan orang lain, hanya mementingkan dirinya sendiri, dan tidak peduli dengan orang lain.

Alasan lain mengapa pemberi membangun jaringan yang lebih besar adalah karena mereka mengaktifkan lebih banyak hubungan. Mereka tidak membatasi diri hanya untuk menciptakan hubungan dengan orang-orang yang dapat memberi mereka sesuatu sebagai balasan dengan segera.

Seorang pemberi benar-benar peduli pada orang lain dan membantu orang tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Dia memberi kepada orang-orang bahkan jika dia tidak melihat cara orang lain dapat membayarnya kembali. Dengan cara ini, seorang pemberi menciptakan jaringan besar orang yang secara teoritis "berutang budi padanya."

Sebaliknya, pengambil dan pencocokan hanya membantu seseorang ketika keuntungan langsung mereka setidaknya sama besarnya dengan manfaat bagi orang lain. Mereka menuntut kompensasi dalam setiap interaksi, dan dengan demikian membantu lebih sedikit orang daripada pemberi, yang menghasilkan jaringan yang jauh lebih sempit.

Pengambil dan pencocokan menderita kepicikan tentang jaringan. Jika mereka tidak melihat pengembalian langsung atas investasi mereka, mereka tidak akan mengejar hubungan yang membatasi ukuran jaringan mereka secara dramatis.

Pemberi senang membantu orang lain tanpa menginginkan imbalan apa pun. Ini membantu mereka mengaktifkan banyak hubungan dan menciptakan jaringan besar orang-orang yang secara teoritis "berutang budi." Sebagai lawan dari pencocokan dan pengambil, mereka tidak membatasi diri hanya menciptakan hubungan dengan orang-orang yang dapat memberi mereka sesuatu sebagai balasan dengan segera.

Bagaimana Pemberi Membantu Anda Menjadi Unggul dalam Kerja Kelompok

Hasil gambar untuk unggul

Jika Anda bekerja dalam kelompok apa pun, ini adalah pengetahuan yang harus dimiliki:

Studi menunjukkan bahwa rata-rata dari tim penjualan hingga kru pabrik kertas hingga restoran, semakin banyak yang diberikan anggota grup, semakin tinggi kuantitas dan kualitas produk dan layanan grup mereka.

Semakin banyak anggota kelompok yang memberi, semakin sukses kelompok mereka. Begini cara kerjanya:

Pemberi membuat diri mereka lebih baik dengan membuat seluruh kelompok menjadi lebih baik. Mereka memberikan kontribusi besar bagi keberhasilan kelompok, yang berarti ada lebih banyak keberhasilan bagi seluruh tim untuk dibagikan.

Pemberi menempatkan kepentingan kelompok di atas kepentingan mereka sendiri. Mereka mengambil tugas-tugas yang sesuai dengan kepentingan kelompok, tidak harus kepentingan pribadi mereka sendiri. Mereka melakukan banyak upaya. Mereka membantu orang lain dengan tugas mereka. Mereka melakukan tugas-tugas yang tidak diinginkan orang lain.

Bertindak sebagai pemberi dalam kelompok memiliki dua manfaat utama:

  • Pertama, Anda meningkatkan keberhasilan keseluruhan grup yang berarti semua orang, termasuk Anda.
  • Kedua, Anda membangun niat baik dan kepercayaan dengan orang-orang di grup Anda. Anda membangun reputasi yang hebat. Orang-orang akan ingin bekerja sama dengan Anda lagi. Pencocokan akan memberi Anda bonus di masa depan.

Jadi, jika Anda bekerja dalam suatu kelompok, bertindaklah sebagai pemberi. Berusaha keras, lakukan tugas yang tidak ingin dilakukan orang lain, bantu orang lain. Dengan cara ini, Anda dan seluruh grup akan mendapat manfaat besar.

Bagaimana Memberi Menjadikan Anda Tenaga Penjual yang Lebih Baik

Hasil gambar untuk sales

Adam Grant memberi banyak contoh pemberi yang didukung penelitian yang jauh mengalahkan para pencocokan dan peserta. Berikut adalah contoh penelitian yang ia lakukan dengan ahli kacamata:

“Dane Barnes dan saya meminta ratusan ahli kacamata untuk menyelesaikan survei yang mengukur apakah mereka pengambil, pencocokan, atau pemberi. Kami juga memberi mereka tes kecerdasan, menilai kemampuan mereka untuk memecahkan masalah yang kompleks. Kemudian kami melacak pendapatan penjualan mereka selama satu tahun penuh.

Bakan setelah mengendalikan kecerdasan, para pemberi menjual lebih banyak dari para pencocokan dan peserta. Pemberi rata-rata mendatangkan lebih dari 30 persen lebih banyak pendapatan tahunan daripada pencocokan dan 68 persen lebih banyak daripada peserta. Meskipun pencocokan dan pengambil bersama-sama mewakili lebih dari 70 persen penjual, setengah dari penjual teratas adalah pemberi.”

Memberi pertanyaan, mencoba mengenal pelanggan mereka, dan benar-benar memikirkan kepentingan terbaik pelanggan. Dibandingkan dengan pengambil, pemberi tidak merasa perlu untuk mendominasi percakapan. Sebaliknya, mereka membiarkan pelanggan berbicara tentang kebutuhan dan keinginan mereka. Anehnya, dengan berbicara tentang diri mereka sendiri, kebutuhan dan keinginan mereka, pelanggan percaya bahwa mereka benar-benar mengenal Anda.

Jadi, dengan mengajukan pertanyaan dan membiarkan pelanggan mengungkapkan perasaan, keinginan, dan harapan mereka, pemberi membangun kepercayaan, keakraban, dan niat baik. Tiga komponen inti dari penjualan.

Melalui gaya percakapan mereka, pemberi juga mendapatkan banyak pengetahuan berharga yang membantu mereka menjadi lebih baik dan lebih baik dalam menjual produk dan layanan mereka dalam jangka panjang.

Jika Anda menjual sesuatu, bertindaklah sebagai pemberi. Jadilah benar-benar tertarik pada pelanggan potensial Anda, kenali dia, mengajukan pertanyaan, biarkan dia bicara. Dan yang paling penting, pikirkan minat terbaiknya dan lakukan yang terbaik untuknya.

Tanpa pamrih VS Pemberi Lainnya: Mengapa Beberapa Pemberi Berakhir di Bawah Tangga Sukses

Hasil gambar untuk giving

Berperforma terburuk dan berkinerja terbaik adalah pemberi, pengambil dan pencocokan lebih cenderung mendarat di tengah.

Tidak semua pemberi berada di atas, beberapa dari mereka adalah apa yang kita sebut penurut atau keset, dan mereka sering mendarat di dasar tangga kesuksesan. Mengapa demikian? Dan apa yang bisa pemberi berikan untuk tidak menjadi penurut atau keset?

Untuk memahami fenomena ini, kita harus melihat interaksi kepentingan pribadi dan kepentingan lain:

Pengambilan skor tinggi untuk kepentingan diri sendiri dan rendah untuk kepentingan lain, mereka bertujuan untuk memaksimalkan kesuksesan mereka sendiri tanpa banyak memperhatikan orang lain. Sebaliknya, pemberi selalu mendapat skor tinggi pada minat orang lain, tetapi mereka berbeda dalam kepentingan pribadi. Ada dua jenis pemberi, dan mereka memiliki tingkat keberhasilan yang sangat berbeda.

Dua jenis pemberi adalah:

1. Pemberi tanpa pamrih: Ini adalah orang-orang dengan minat tinggi dan rendah diri. Mereka memberikan waktu dan energi mereka dengan bebas tanpa memperhatikan kebutuhan mereka sendiri. Sayangnya, mereka sering dimanfaatkan dan cenderung berakhir sebagai keset dan penurut. Dengan memberi, mereka mengabaikan dan mengorbankan apa yang akan menjadi kepentingan terbaik mereka sendiri.

2. Pemberi lainnya: Ini adalah orang-orang dengan minat tinggi lain dan kepentingan diri tinggi. Mereka sama ambisiusnya dengan pencocokan dan pengambil, tetapi bersedia memberi lebih dari yang mereka terima. Yang penting adalah mereka menjaga kepentingan mereka sendiri dan tidak membiarkan orang lain memanfaatkannya. 

Kunci keberhasilan pemberian adalah menemukan keseimbangan antara apa yang terbaik untuk orang lain dan apa yang terbaik untuk diri sendiri. Berpikirlah dalam hal win-win.

Pemberi tidak hanya yang paling sukses, tetapi juga yang paling tidak berhasil. Mereka hanya berhasil ketika mereka menemukan keseimbangan yang tepat antara kepentingan lain dan kepentingan diri sendiri. Yang disebut pemberi yang lain benar-benar peduli pada orang lain, tetapi ingatlah juga kepentingan mereka sendiri. Ini membantu mereka berhasil dan mencegah orang lain memanfaatkan mereka.

KESIMPULAN

Berikut adalah poin-poin utama dalam artikel

  • Ada tiga gaya timbal balik utama: Pengambil, Pemberi, dan Pencocokan. Pengambil bertujuan untuk mendapatkan lebih dari yang mereka berikan. Pemberi cenderung memberi lebih dari yang mereka dapatkan. Dan pencocokan berlaku untuk kompensasi.
  • Gaya timbal balik Anda memengaruhi seberapa sukses Anda. Dari tiga gaya, pemberi cenderung menjadi yang paling sukses.
  • Pemberi sukses karena kebanyakan orang adalah pasangan yang menghargai kebalikan dan keadilan. Mereka memberikan bonus kepada pemberi sambil menghukum peserta. Ketika Anda seorang pemberi, seluruh dunia mendukung Anda.
  • Tiga alasan mengapa pemberi akan menjadi lebih penting di masa depan: Sektor jasa tumbuh, kerja tim menjadi norma, dan reputasi diperoleh lebih cepat.
  • Pemberi membangun jaringan yang jauh lebih unggul daripada pencocokan atau pengambil. Mereka tidak membatasi diri hanya untuk menciptakan hubungan dengan orang-orang yang dapat memberi mereka sesuatu sebagai balasannya. Sebaliknya, kegembiraan mereka membantu orang lain menyebabkan mereka mengaktifkan banyak hubungan dan menciptakan jaringan besar orang-orang yang secara teoritis "berutang budi pada mereka."
  • Pemberi unggul dalam kerja kelompok. Mereka membuat semua orang termasuk diri mereka sendiri menjadi lebih baik dengan membuat kelompok menjadi lebih baik. Mereka menempatkan kepentingan kelompok di atas kepentingan mereka sendiri dengan mengambil tugas yang tidak akan dilakukan orang lain, membantu anggota tim, dan melakukan banyak upaya.
  • Pemberi adalah tenaga penjualan terbaik. Benar-benar tertarik pada kebutuhan pelanggan, mereka membantu, membangun kepercayaan dan niat baik. Ini membantu mereka menjual produk atau layanan mereka dengan cara yang saling menguntungkan.
  • Pemberi tidak hanya yang paling sukses, tetapi juga yang paling tidak berhasil. Untuk menjadi pemberi yang sukses, Anda harus menemukan keseimbangan yang tepat antara minat orang lain dan minat Anda. Jika Anda mengabaikan kebutuhan dan minat Anda sendiri, Anda akan menjadi keset atau penurut. Anda akan membiarkan orang mengambil keuntungan dari Anda. Dan Anda akan berakhir di bagian bawah tangga sukses.
Video klik https://youtu.be/YyXRYgjQXX0
Sumber: LarunoTDW.com,Ted talk

#karir
#kehidupan
#binter
 
Support : Tokopedia | DyMerShop | Shopee
Copyright © 2011. Binter Pulsa - All Rights Reserved
Template Created by BinterPulsa Published by Oey Nd
Proudly powered by Blogger